Oleh: aryaudo | April 14, 2008

Membentuk anak masa depan

Friend’s berikut ada bahan renungan (klo mungkin dilaksanakan, lebih baik lagi)

Anak-anak belajar bagaimana mereka hidup :

Jika anak hidup dalam kritikan, ia belajar bagaimana menyalahkan.

Jika anak hidup dalam permusuhan, ia belajar bagaimana bertarung.

Jika anak hidup dalam olok-olokan, ia belajar menjadi malu.

Jika anak hidup dalam suasana penuh rasa malu, ia belajar merasa bersalah.

Jika anak hidup dalam suasana penuh toleransi, ia belajar bersabar.

Jika anak hidup dengan penuh dorongan, ia belajar percaya diri.

Jika anak hidup dalam pujian, ia belajar menghargai.

Jika anak hidup dalam keadilan, ia belajar adil.

Jika anak hidup dalam keamanan, ia belajar memiliki kepercayaan.

Jika anak hidup dalam restu, ia belajar menyukai dirinya sendiri.

Jika anak hidup dalam dukungan dan persahabatan, … ia belajar untuk menemukan cinta di dunia

Akhir kata …….

Belajar dan mengetahui adalah satu hal, tapi belajar dan melakukan adalah lebih baik, namun, di akhir hari, satu hal yang perlu diperhatikan, ialah bahwa kita telah belajar, mengetahui, bertindak dan (yang paling penting) mencapainya.


Tanggapan

  1. aku merenung, aku adalah hasil didikan bapak ibu dan liingkunganku.
    Seakan-akan melihat cermin yang sangat terang tentang diriku.
    Trim’s atas pencerahannya

  2. Yang paling penting memang pendidikan untuk pembentukan jiwa orang itu dari keluarga ya pak … :) … contoh itu ternyata bukan anak kecil aja yg butuh … sampai tua pun kita butuh contoh … menerima dan memberi contoh bisa oleh siapa saja dan umur berapa saja …

  3. Kok tidak di update lagi ya?


Beri tanggapan

Your response:

Kategori